Blog EntryUIkuu..UImu..:-)Jul 2, '08 12:57 AM
for everyone

Registrasi MaBa 2008 bikin UI Macet?!!? How Can?!! ada si Komo lewat....atau..ini adalah indikasi UI tidak pantas lagi menyandang Gelar terhormat sebagai Kampus Rakyat?!!!

tapi, gimana pun juga...BUAT MABA UI 2008...
SELAMAT DATANG PEJUANG MUDA!!!
SELAMAT DATANG DI KAMPUS PERJUANGAN!!!
SEMANGAT!!!!

 special buat MaBa Kessos 2008, sampai jumpa di sarasehan yang menyenangkan...



Blog EntryI'm Not A Girl, Not Yet A Woman...Jun 28, '08 1:56 AM
for everyone
قال رب أوزعني أن أشكر نعمتك التي أنعمت علي وعلى والدي وأن أعمل صالحا ترضه وأصلح لي في ذريتي إني تبت إليك وإني من المسلمين (الأ حقاف:15)

“Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada ibu-bapakku, serta untuk mengerjakan amal sholeh yang Engaku ridhoi, berilah kebaikan kepadaku dengan memberi kebaikan kepada anak-cucuku. Sungguh aku bertobat kepada-Mu, dan sesungguhnya aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri.” al-Ahqaf (QS 46:15)

Saya menemukan doa tersebut dalam sebuah artikel yang mengingatkan saya akan  pentingnya bersyukur dan bertaubat dalam proses menuju kedewasaan. Ditengah perjalanan usia kita yang terus bertambah dan kehidupan yang terus berubah, kedewasaa memang sangat diperlukan.

Terlebih untuk saya, yang akhir-akhir ini menjadi sangat sensitif bila berbicara mengenai umur.

InsyaAllah tahun ini saya akan sampai pada usia tepat 20 tahun, masih beberapa bulan lagi sih....tapi masyaAllah, kok jadi takut sekali ya...kenapa?! Sebenarnya, ini adalah hal biasa bagi saya. Setiap melalui masa transisi menuju usia-usia yang diangap "sakral" oleh masyarakat, selalu ada kegundahan yang terasa. entahlah... dulu, ketika menuju usia 17 tahun, saya kelas 3 SMA waktu itu, saya uring-uringan sendiri. Tiba-tiba menjadi takut untuk membuat KTP, seakan status diakui sebagai WNI itu adalah sebuah beban yang sangat berat, terlalu jauh berfikir tentang konsekuensi hukum,dsb. (halaaah...lebay dan aneh banget) . Dan banyak hal aneh lain yang membuat ortu maupun sahabat dekat saya cengar-cengir sepakat bahwa saya adalah orang teraneh di dunia.

Dan sekarang ditengah kegundahan hati dalam melewati transisi menuju kepala dua ini... hal tersebut terjadi lagi. Kali ini, entah apa yang kutakutkan...mungkin kalimat I'm Not A Girl, Not Yet A Woman yang menjadi judul lagu Britney Spears bisa mewakilinya. Saya bukan pengagum Britney Spears, hanya teringat pada salah satu judul lagunya...

Bukan mata kuliah dan peneitian yang semakin menggila, bukan pula beberapa amanat, tekanan dan tuntutan dari lingkungan luar. Bukan pula takut menjadi tua! itu sih, memang sudah seharusnya...Trus, apa ya?!

ada semacam kebingungan, kekhawatiran, kegundahan, atau entah apalah namanya terkait dengan kedewasaan seorang perempuan. Bukan kekhawatiran tentang jodoh...hehe.., itu mah..Wallahu'alam.. tapi lebih mengenai peran seorang perempuan dalam kehidupan ini. Mungkin ini pengaruh dari materi "kemiskinan dan perempuan" yang saya dapat dari kuliah MasKem, hehe...

usia belasan akan segera berlalu, dan berganti menjadi angka puluhan. tentu akan banyak perubahan tanggung jawab, peran, dsb. Saya hanya merasa bingung...dengan kesejatian seorang Perempuan sesungguhnya dalam proses perkembangan dari anak-anak, gadis, wanita, dan ibu tentunya. Dan saya sekarang merasa I'm Not A Girl...Not Yet A Woman..

terlepas dari itu, saya berterimakasih pada ustad penulis artikel tersebut, sangat menginspirasi dan InsyaAllah bermanfaat.. 

bagi Anda yang ingin membaca artikel tersebut lebih lanjut...silahkah klik,

http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&task=view&id=1068&Itemid=4

Salam Semangat..!!!

Blog EntrynYaLon..yuk.. :-)Jun 24, '08 4:18 AM
for everyone
eits...jangan salah paham dulu ya, nyalon disini ga ada hubungannya dengan calon-menyalon  di pilkada provinsi manapun, apalagi calon presiden Pemilu 2009. ga ada hubungannya juga dengan "calon-calon" yang lain, hehe...
ini critanya, slese rapat di kampus kmaren...ni kepala serasa di blender!!! masyaAllah...
pengen nangis, hiks....Konsep Seminar yang udah disusun, undangan yang sudah dibagi ke calon pembicara...tiba2 smuanya harus di rubah!!! brak....
slese rapat, Tya ngajakin ke Salon..padahal tadi di rapat abis berdebat seru. Okelah, kebetulan udah ada planning dari kemarin, tapi ga sempet terus..dan sekarang mumpung ada waktu dan temen....
Yups! akhirnya kita terdampar di sebuah Salon Muslimah di sekitar Margonda. Kanapa Salon Muslimah? apa sih bedanya dengan salon biasa? beda donk...salah satunya adalah..seperti yang Anda lihat dalam gambar berikut ini,


Kebutuhan seorang muslimah untuk pergi ke Salon tentu berbeda dengan kebanyakan Wanita pada umumnya. Bukan hanya sekedar hura-hura, menghias diri berlebihan, atau hanya mengikuti tren mode/life style belaka. Melainkan karena adanya kebutuhan tertentu terkait dengan perawatan, kebersihan, dan kesehatan. So, tempatnya juga beda dan spesial tentunya...
Pastinya, Salon Muslimah jauh lebih aman karena laki-laki dilarang masuk!!! trus, bahan2 yang digunakan juga insyaAllah terjamin halal..ga pake bahan kosmetik yang aneh-aneh deh...
Selain faktor keamanan, akan banyak perbedaan yang akan didapatkan..seperti alunan nasyid yang membantu kita rileks dan tentunya tetap positif melalui lirik-lirik yang islami. Ditambah lagi, dengan pelayanan Mba-mba berjilbab yang dengan ramah dan perhatian akan menanyakan, "mba, sudah sholat belum..?" wah...pokoknya beda deh!
menganai jenis perawatan, tentu tidak kalah lengkap dengan salon pada umumnya. Bahkan, dalam berbagai hal kita akan mendapatkan pelayanan istimewa sesuai kebutuhan kita sebagai muslimah. Subhanallah...betapa beruntungnya menjadi seorang muslimah!
Pelayanan di Salon Muslimah tidak hanya akan membuat fisik kita bugar kembali, tapi hati dan pikiran juga fresh lagi dengan adanya pelayanan islami untuk kebutuhan rohani.
Wah...jadi tertarik bisnis Salon Muslimah nih..biar bisa nyalon gratis..hehe..ada yang bersedia jadi investor??




Blog EntryLoLoS...!Jun 23, '08 1:58 AM
for everyone
alhamdulillahirabbil'alamiin..tanggal 21 kemarin dapet banyak kabar bagus dari adik2ku mengenai berita kelulusan UAN dan UMB. Wah...selamat ya, ngrasa ikut seneng juga..coz pas mereka ujian, ikut uring-uringan juga.
yang pertama, dari adik2 SINTESA yang ikut UMB. alhamdulillah..hasilnya cukup memuaskan, sebnyak kurang lebih 20 orang berhasil lolos dari total sekitar 40 anak yang ikut bimbel SINTESA! Congratulation!!!! Welcome to YELLOW CAMPUS.....
selama ini kerja keras mereka ga sia-sia....dan semangat belajar mereka yang tinggi kini membuahkan hasil...

                                             belajar di pos ronda pun jadi...

dan satu hal yang mengembirakan lagi adalah berita kelulusan adik2 "beneran" ku..kebetulan keduanya menempuh UAN berbarengan dan pengumumnannya bareng juga...

                                        cie..yang lulus2an, mana coklatnya???

Congratulation My enemies, awas lho..jangan lupa janjinya klo aku pulang kampung nanti, hehe...eits...perjuangan masih panjang,bro!!! masih ada ujian buat masuk sekolah lanjutan...so SMANGAT Y!!! (duh..ngrasa bersalah juga karena cuma bisa ngasih support doank, tapi ga bantuin mereka belajar....)

Nah,..adik2ku yang lain lagi pada lulus2an, kalo si kecil yang satu ini....lulus apa ya??? hehe...














lulus apa ya????
















LULUS Mobil-mobilan Mba....

hehe... CONGRATULATION 4 ALL... jangan lupa bersyukur dan smangat slalu!!!!

Blog EntryNever Stop Movin'Jun 6, '08 10:49 PM
for everyone
nungguin adik2 yg lagi UMB UI di Fisip...(sambil sejenak melupakan kepenatan makalah UAS), tapi jd bingung mau ngapain? finally, hotspotan juga...utak-atik MP, browsing-browsing buat artikel UAS (teuteup.)....
tiba-tiba, jadi nget jaman perjuangan SPMB dulu. SMANGAT ya dik,...!!!
BTW, aniway,busway..lagi nungguin gini, prasaan aku jadi alih profesi, jadi bagian informasi FISIP neh..hehe..dari tadi banyak banget orang nanya tempat...
Mba2 cantik menyapa ramah, "De, mau nanya..auditorium Psikologi dimana ya?" (di fakultas psikologi mba, ya iyalah.... :-D)
ibu-ibu : De, toilet sebelah mana ya? (bingung...disini banyak toilet Bu,di setiap gedung ada. Ibu mau toilet dengan fitur seperti apa?? loh!!!!)
Ibu-ibu : De, Bazar buku disini dimana ya, dulu waktu saya kesini ada orang jualan buku, baju,makanan,dll. ko sekarang sepi..?? (yaela si ibu, ini kampus Bu, bukan pasar)
trus Bapak2 : Maaf De, Cafe Cinta dimana y? (adanya Cafe Laura,Pak..klo bapak mau kesana pake password seperti ini : aduh hujan, becek, ga ada ojek... Cinta Laura Mode : ON)
wekekek.....waduh error nih,hehe...ya sutra lah...
weitz, ternyata ada beberapa dosen yg dateng meski hari Sabtu, jadi inget lagi dg tugas2ku yg blom slese....tidaaaak! cukup, hentikan UAS ini....masyaAllah, UAS makalah ternyata lebih terasa menyiksa, karena itu akan terus terbawa dalam mimpi, sambil makan, sambil nyuci, whenever...wherever...makalah selalu menghantui, mending UAS tertulis deh, 2 jam slese...
eh, banyak yg pengen di posting...kapan ya?! *indahnya waktu luang dan nikmatnya istirahat*
give me a breaKKKK....but show must go on lah....keep Can't Stop Movin'




Blog EntryhujankuApr 30, '08 6:23 AM
for everyone




hujanku,
aku selalu merindukanmu,
tapi kali ini..kuminta
berhentilah beberapa waktu



Blog EntryThis Marriage-OdeApr 18, '08 12:28 AM
for everyone


This Marriage - Ode


May these vows and this marriage be blessed.
May it be sweet milk,
this marriage, like wine and halvah.
May this marriage offer fruit and shade
like the date palm.
May this marriage be full of laughter,
our every day a day in paradise.
May this marriage be a sign of compassion,
a seal of happiness here and hereafter.
May this marriage have a fair face and a good name,
an omen as welcome
as the moon in a clear blue sky.
I am out of words to describe

how spirit mingles in this marriage.
*Jalaludin Rumi*


special for
Mba Yuyun & Mas Ilyas
barakallahu laka wa baaraka 'alaika wajama'a bainakuma fi khair 


Blog EntryMilad AnK'9Apr 8, '08 3:45 AM
for everyone

Pagi ini, ada bidadari menyulam mimpi
mensyukuri..atas panjang usia yang tlah DIA beri
dan menanti...dalam keteduhan hati

special to AnK-9
"met milad ya Ank, smoga keberkahan selalu menyertaimu. Dan semoga...ehm..ehm..hehe, (iya, didoain..). May Allah SWT give d' Best for U"




Blog EntryKembali Pada TuhanApr 3, '08 3:40 AM
for everyone
By Jalaludin Rumi

Jika engkau belum mempunyai ilmu, hanyalah prasangka,
maka milikilah prasangka yang baik tentang Tuhan.
Begitulah caranya!

Jika engkau hanya mampu merangkak,
maka merangkaklah kepada-Nya!

Jika engkau belum mampu berdoa dengan khusyuk,
maka tetaplah persembahkan doamu
yang kering, munafik dan tanpa keyakinan;
karena Tuhan, dengan rahmat-Nya
akan tetap menerima mata uang palsumu!

Jika engkau masih mempunyai
seratus keraguan mengenai Tuhan,
maka kurangilah
menjadi sembilan puluh sembilan saja.
Begitulah caranya!

Wahai pejalan!
Biarpun telah seratus kali engkau ingkar janji,
ayolah datang, dan datanglah lagi!

Karena Tuhan telah berfirman:
"Ketika engkau melambung ke angkasa
ataupun terpuruk ke dalam jurang,
ingatlah kepada-Ku,
karena Aku-lah jalan itu."


Blog EntrykNapa beGinI??? KnaPa BegiTu?Mar 18, '08 9:49 AM
for everyone
Bismillahirrahmaanirrahiim...
Sebulan yang lalu, aku mendapatkan seorang adik kecil baru. bukan adik kandung, tapi seorang anak kelas 6 SD yg sedang belajar intensif untuk USBN. Selama ini, kita biasa belajar Matematika.Untuk hari ini dia memintaku untuk belajar IPA, karena mau try out IPA besok katanya. It's OK!
Kuakui, semangat belajarnya begitu tinggi. awalnya kupikir, anak ini adalah tipe anak ibukota yg kebanyakan main, sehingga ortunya perlu mengundang seorang guru privat di rumah. tapi, subhanallah...ternyata anak manis dg sepasang lesung pipit yg menawan ini diluar dugaanku. Ia mengaku tidak suka matematika, dan lebih menyukai IPA. hari ini terbukti, ia memang mempunyai minat yg sangat besar terhadap IPA, materi Tata Surya nglothok. dan mulailah...pertanyaan2 anehnya muncul. Kak...benarkah manusia bisa sampai bulan? kata Guru, Bumi mengelilingi matahari, tapi kenapa kita ga pusing, ga merasa berputar2? darimana ginjal bisa masuk ke tubuh kita? knapa jantung sebesar kepalan tangan? benar begitu?aku pengen liat. Tulang itu bentuknya seperti apa? seperti gambar di komik? trus..melalui fotosintesis, daun memasak makanan untuk tumbuhan? gimana cara masaknya? aku bingung....trus, knapa kita manusia bisa berjalan, berpindah kesana kemari? siapa yg menggerakkan?? kenapa bisa ada Bumi? benar Bumi itu terbentuk dari kabut? knapa,bagaimana caranya?
masyaAllah, ...aku hanya tersenyum mendengarkannya. beberapa pertanyaan yg bisa kujawab, kujawab sepengetahuanku. dan ia terus bertanya..kenapa begini, knapa begitu??? orang tuaku tidak sempat mengenyam pendidikan tinggi.Allah, aku teringat dengan ketiga adikku nun jauh di rumah sana. semoga mereka juga sedang belajar untuk menghadapi ujian. Rabb, kepada siapa mereka bertanya, ketika ingin mendapatkan jawaban??orang tuaku tak sempat mengenyam pendidikan tinggi.
dan tiba-tiba, Sang Ibu yang baru pulang dari kantor muncul dengan wajah lelahnya, "Dek, adek ga boleh ngomong gitu. Ade inget, Allah MahaKuasa, dan dengan kekuasaanNya bisa membuat apa saja. Adek ga boleh bertanya sejauh itu. Adek harus hati2, yang penting belajar yg rajin biar pinter kaya Kakak. Kenapa Bumi ada, kenapa manusia bisa berjalan, itu karena kehendak Allah. Ga usah adek pusing2 mikirin seperti itu. udah, yg penting belajar buat USBN".
aku mengangguk dan tersenyum mendengarnya. Jawaban yang diucapkan hampir sama dengan jawaban yang kudapatkan 10 tahun yg lalu. jawaban atas semua pertanyaan2 anehku di masa lalu. Jawaban dari seorang Wanita yg tak sempat mengenyam tingginya pendidikan, namun Wanita itu adalah Guru Besar dalam Universitas Kehidupanku. Jawaban yang beliau berikan, tidak memuaskan, akan tetapi menenangkan dan membuatku terus belajar. Wanita mulia itu adalah Mamaku, madrasah pertama dalam hidupku. Subhanallah....
aku jadi merasa tenang, adik2ku di rumah sana..berada dalam belaian tangan yg sama, yang membuatku bisa melangkah sejauh ini. InsyaAllah, aku yakin..mereka mendapatkan yg terbaik, dan bisa menjadi orang2 yg lebih baik dariku. Amiin.....

pertanyaan dari adik baruku tak bisa kujawab semuanya, aku hanya menyarankan. " Dek, klo adek bingung mengenai sesuatu..adek tulis aja apa yg membuat adik bingung. InsyaAllah klo adek mau terus belajar, adek akan mendapatkan jawabannya. bagus sekali, adek bisa menanyakan hal2 seperti itu, gapapa/. tapi inget, orang belajar harus sabar. tidak semua hal yg ingin ketahui, akan segera terjawab. ada tahap2nya, pelan2. misalnya, ade pengen jadi dokter, kan ga bisa langsung, adek harus lulus ujian SD dulu, trus SMP< SMA, baru kuliah di kedokteran. iya kan??? jadi harus sabar 'n ga boleh brenti belajar, okey!!!Oia, gimana ngajinya, selaen belajar di sekolah,bimbel,dan privat, adek Ngaji juga ga??
Ibunya yg menjawab, " si adek paling males tuh klo disuruh ngaji."
hmm...nanti ngaji lagi ya Dek,...dia cuma nyengir.
Ba'da maghrib, selesai ngajar aku pulang pake angkot seperti biasa, ditengah perjalanan ada seorang Ibu muda dengan Setelan baju kantor naik ke angkot yg kutumpangi. subhanallh, ibu itu cantik sekali...mengelus perutnya yg gendut. Beliau sedang hamil! dan mungkin itu yg membuatnya terlihat begitu cantik, dalam keadaan temaram seperti ini. Innerbeauty bawaan bayi katanya, hehe...
aku liatin aja tuh ibu...
Ya Rabb, ada 3 sosok ibu yg mampir ke benakku hari ini. tiba2 terlintas..
Allah, bagaimana nanti jika Engkau memberikan anugerah pada hamba, memberikan hamba kesempatan berharga untuk menjadi seorang IBU???
Amiin...
semoga hambaMu ini bisa menjadi Ibu yg baik, untuk malaikat2 kecil yg kelak Kau titipkan. InsyaAllah...
renunganku terbuyarkan oleh raung ambulance yang melintas di samping angkot yg kutumpangi. di tengah hujan dan macet ibukota, yg terpikir dalam benakku adalah jenazah dalam ambulance itu. mati.
ya setiap diri pasti akan mati,
kawan kita tak kan pernah tau kapan saat itu tiba. semoga kita termasuk orang2 yg yg meninggal dg khusnulkhotimah. amiin...
oia, dalam perjalannan pulang ke asrama, aku naik BiKun dengan pak supir yang menyenangkan, hehe... si Bapak bisa aja bercanda, membuat kita lupa akan lelah setelah seharian beraktivitas. Alhamdulillahirabbil'alamiin...
Makasih, Pak...!!! serempak kami mengucapkan itu pada bapak BiKun yang lucu dan baik hati.
terkadang begitu banyak lintasan peristiwa (yg bagiku luar biasa dan tak henti membuat mulut dan hati ini bersyukur kepadaNya) dalam keseharianku, karena keterbatasan...tak sempat ku menuliskan. semoga yg sedikit yg bisa kubagi, memberikan manfaat untuk setiap hati. amiin...
Bersemangat!!!!



Blog EntryBiola Tak BerdawaiMar 5, '08 9:58 AM
for everyone

Biola Tak Berdawai

By Seno Gumira Ajidarma

Prolog:

Antara Tubuh Dan Jiwa,

Hatiku Berbicara

                                              

Tanpa dawai, bagaimanakah biola bisa bersuara? Biola bagaikan tubuh , dan suara itulah jiwanya tetapi di sebelah manakah dawai dalam tubuh manusia yang membuatnya bicara? Jiwa hanya bisa disuarakan lewat tubuh manusia, tetapi ketika tubuh manusia itu tidak mampu menjadi perantara yang mampu menjelmakan jiwa, tubuh itu bagaikan biola tak berdawai…

Namun berbeda dengan biola yang tak berjiwa, tubuh manusia yang hidup tetapi tidak mampu menjadi dawai bagi jiwanya, masih tetap menyimpan jiwa itu di dalamnya mereka yang disebut tunadaksa bukanlah seonggok darah dan daging yang tumbuh seperti tanaman, karena bahkan tanaman bagaikan memahami cinta paraperawwat dan menolak para perusaknya.

Betapa lama waktu yang dibutuhkan manusia untuk memahami jiwa : pernah dipuja semabari merendahakan tubuh, dan melahirkan para pertapa; bisa dipinggirkan semabari memuja tubuh, dan melahirkan para peraga ada kalanya tubuh dan jiwa tak dipisahkan, yang berarti tubuh menjadi sahih sebagai pencerminan jiwa; namun terlalu sering juga tubuh  gagal menjadi cermin memadai bagi penampilan jiwanya.
Terlalu sering kita melihat kebalikannya : tubuh terindah untuk jiwa yang menjijikkan, jiwa terindah dalam jiwa yang mengerikan betapa berpengaruh penampilan sang tubuh dalam penilaian kita tentang jiwanya, dan betapa sering kita tersesat karenanya…
Begitu banyak yang tidak cocok : wajah alim seorang pembunuh, wajah suci seorang pelacur, wajah miskin seorang dermawan, wajah jutawan seorang pengemis yang terlalu banyak meminta untuk dirinya sendiri padahal barangkali memang begitulah adanya, bukankah tidak munhkin memastikan kejahatan seseorang hanya dari wajahnya?
Jiwa kami, jiwa para tunadaksa, sebetulnya hanya bisa diduga-duga saja oleh para perawat kami yang mulia, karena sebenarnyalah jiwa seorang tunadaksa tiada akan pernah bisa diselami oleh mereka yang tubuhnya bersarana sempurna, meski mereka menghabiskan seluruh waktu hidup mereka untuk memikirkannya.

Kami memahami jiwa kami dengan cara kami sendiri, dan dari sudut pandang kami, dengan keberadaan tubuh yang menampung jiwa kami, dengan segenap keutuhannya kami adalah makhluk yang juga sempurna :  kami tidak sempurna bagi yang membandingkan ketubuhan kami dengan ketubuhan mereka, tetapi kami bertubuh sempurna dalam keberadaan kami sendiri.

Kami tidak mendengar karena tidak perlu mendengar, kami tidak melihat karena tidak perlu melihat, kami tidak bersuara karena tidak perlu bersuara, dan kami tidak berpikir karena tidak perlu berpikir tubuh kami tumbuh dalam kebutuhannya sendiri, bebas dari perintah-perintah kami, karena jiwa kami yang merdeka juga telah memerdekakan tubuh kami untuk kembali kepada diri mereka sendiri.

Seolah-olah kami tidak melihat dan mendengar, tetapi kami melihat dan mendengar, seolah-olah kami diam dan membisu, tetapi kami tidak diam dan tidak bisu, seolah-olah kami tumbuh seperti tanaman dan tidak mampu berpikir, tetapi kami bukan tanaman dan kami berpikir dengan cara yang hanya bisa mengkhayatinya semua ini terjadi bukan karena kami berusaha mengelabui, melainkan karena mereka yang merasa dirinya sempurna dan merasa kasihan kepada kami terkelabui oleh perasaan kesempurnaannya sendiri. Kami sendiri tidak merasa kurang sama sekali, karena keberadaan tubuh kami adalah kelengkapan dalam kelahiran kami.

Apakah kami mendengar atau tidak mendengar daun-daun yang menguning dan berguguran diterbangkan angin? Apakah kami melihat atau tidak melihat keteguhan gunung yang diselimuti awan dank abut secara berganti-ganti? Apakah kami merasa dan tidak meras bahwa senja yang keemasan telah memudar dan berganti malam hari? Apakah kami tersentuh atau tidak tesentuh oleh nyanyian jiwa yang bergelombang di sekitar kami? Apakah kami mengenal atau tidak mengenal kebesaran Tuhan dalam geteran alam semesta ini?

Dunia kami adalah ruang kosong yang belum dijelajahi : mereka yang merasa dirinya sempurna hanya mampu mempertimbangkan tubuh kami untuk menebak-nebak jiwa kami, namun usaha yang sudah lama dan luar biasa itu sejauh ini hanya bisa meraba-raba seperti apakah jiwa kami yang tersembunyi dalam ketubuhan yang sangat berbeda dengan ketubuhan mereka. Keberadaan jiwa membuat kami hidup, tetapi adalah keberadaan hati membuat kami masah tetap manusia dan karena danya hati, kami mengenal cinta melampaui pancaindra.

Begitulah kami tidak akan pernah mendengar kata-kata cinta, tetapi hati kami akan merasakannya. Cinta membuat kami tenang, cinta membuat kami bahagia, dan cinta membuat kami terharu. Dari hari ke hari kami dihidupkan oleh cinta sampai kami mati, tubuh kami, raga kami akan sangat cepat mati, tetapi kami tidak akan pernah hilang dari dunia ini : kami hidup dalam diri setiap orang yang mencintai kami. Adal;ah cinta yang akan menghidupkan kami dan adalah cinta yang akan selalu menyelamatkan manusia dibumi, kami para tunadaksa bagaikan penjelmaan malaikat yang turun dari langit untuk menguji, seberapa jauhkah manusia memahami makna cinta kepada sesamanya sendiri.
Tentu saja kami menerti betapa kami bukanlah jenis manusia yang terlalu sama dengan begitu banyak manusia disekitar kami. Para tunadaksa bukanlah penari, para tunadaksa bukanlah penyair, dan para tunadaksa bukan pula para penyanyi, kami bukan ilmuwan, bukan pedagang, bukan pula cendekiawan, apalagi negarawan. Bukankah kami tidak mempunyai bahasa seperti kaum bisu tilu bisa mempunyainya, bukankah kami tidak mempunyai kemampuan membaca seperti orang-orang buta bisa menguasainya, dan bukankah kami juga tidak mempunyai kemampuan menerjemahkan pikiran seperti orang-orang lumpuh pun bisa melakukannya namun dari hari ke hari kami mengada dalam dunia, memberi arti dan makna dengan cara yang hanya para tunadaksa yang mampu memyelaminya.

Mereka memang mencintai kami, dan hati kami telah disejukkan oleh cinta mereka, namunkeindraan mereka yang berbeda dari keindraan kami telah menjadikan hubungan kami dengan mereka yang mencintai kami  itu penuh misteri. Demikianlah kami dan mereka bagaikan saling meraba dalam kegelapan dan saling mengulurkan tangan. Ujung-ujung jari kami bagaikan saling bersentuhan ketika mencoba saling mengenal, namun bukanlah keindraan yang telah mempertemukan kami, karena ketika jiwa mendekat bagai tiada berjarak, keindraan itu telah dilampaui.

Bahkan mereka kemudian tidak mengunakan matanya untuk melihat, telinganya untuk mendengar dan telapak tangan sekedar untuk meraba. Jiwa mereka sering mendadak lebur dengan jiwa kami, namun bisa pula dengan sendirinya terlepas kembali : seandainya kami bisa berbicara, kami ingin memanggilnya agar jangan pergi, tetapi kami tidak memiliki sesuatu yang membuat kami bisa dimengerti kami tidak mempunyai sarana untuk membahasakan diri kami.

Kami, para tundaksa, bagaikan jiwa yang melayang dalam kelam, jiwa yang melayang-layang dalam gua garba yang tiada akan pernah mencerminkan apa yang kami pikirkan, tidak pernah menerjemahkan apa yang kami rasakan, dan tidak akan pernah menyampaikan apapun yang kami kehendaki, sekadar karena bahasa yang dimungkinkan oleh tubuh kami tidak begitu mudah dipahami. Tetapi tubuh kami adalah tubuh yang berjiwa, dan jiwa kami adalah jiwa yang berhati kami adalah juga manusia, dan keberdaan tubuh kami membuat kami hidup secara murni…

Jika dikau mendengar suara biola, yang menyayat dan merintih di malam hari, apakah dikau mengira suara itu datang hanya karena gesekan tongkat bersenar kepada dawainya? Jika dikau mendengar suara biola, yang mendesah dan berbisik di malam sunyi, apakah dikau mengira suara itu datang hanya Karena ada tangan yang mengesekkannya? Jika dikau mendengar suara biola, yang meratap dan melengking di malam sepi, tidakkah dikau mengira tangan yang menggesek biola itu menjelamakan nada-nada dari dalam jiwa? Tetapi dari manakah datangnya nada-nada yang membentuk lagu dari dalam jiwa itu? Apakah lagu itu datang dari balik kegelapan dari sebuah semesta entah dimana? Dari balik kelam lagu itu datang untuk dimainkan seribu biola tetapi apakah dikau masih mengira nada-nada itu tidak ada, ketika tiada satu biola pun memainkannya dan dunia sepi suara?

Nada-nada itu ada meski kita tidak mendengar suara, selama kita masih berjiwa. Adalah jiwa yang menggerakkan tubuh kita, namun adalah hati yang membuat kita memiliki rasa di luar keindraan kita, karena tanpa hati kita bukanlah manusia sedangkan hati adalah semesta nada-nada. Jiwa kita bagaikan lapisan-lapisan hati tanpa isi, namu apabila lapisan-lapisan itu dibuka ternyata tidak pernah ada habisnya. Setiap lapisan hati bagaikan suatu galaksi dlam semesta jiwa yang tiada bertepi, darimana nada-nadadengan segenap sentuhannya mengembara, dari sebuah jarak yang milyaran tahun cahaya jauhnya hanya untuk menyapamu.

Setiap kali suatu untaian nada menyentuh jiwamu, wahai saudaraku,sebetulnya dikau terhubungkan dengan sebuah dunia dari hati yang berdenyar, yang tiada akan pernah berhenti berdenyar, selama cinta membasuh dan membelainya. Hanya mereka yang mengenal cinta bisa mendengarnya, dan hanya mereka yang bersedia mencintai dan dicintai bisa mengembangkan nada-nada itu di dalam jiwanya. Dengarlah lagu biola itu dalam hatimu saudaraku, apakah biola yang semula satu telah menjadi seribu, ataukah hilang lenyap tak menentu?

Dalam semesta jiwa nada-nada bagaikan kupu-kupu yang beterbangan mencari bunga-bunga cinta mereka tidak akan hinggap di hati yang membatu, mereka tidak akan hinggap di jiwa yang membeku, karena bunga-bunga cinta berkembang dan semerbak, mendenyarkan cahaya cinta ynag semburat di alam semesta, namun hanya kupu-kupu yang mencari bunga cinta seperti mencari madu kemurniaan dunia akan melihat dan mendengarnya.

Cinta melampaui pancaindra, menyentuh langsung ke dalam jiwamu saudaraku, menyapa hatimu yang terbuka terhandap denyar nada-nada yang beterbangan seperti kupu-kupu dalam semesta jiwa. Jika suata hari kita berjumpa wahai saudaraku, ketahuilah betapa dikau melihat tapi tidak melihat kami, betapa dikau mendengar tapi tidak mendengar kami,, karena dikau hanya melihat dan mendengar suatu penampakan, karena suatu penampakan adalah sejuta makna disebaliknya. Namun jika dikau menatap kami dengan mata hatimu saudaraku, kami adlah kupu-kupu bagi bunga-bunga cintamu, adalah nada-nada bagi lagu jiwamu, adalah kata-kata bagi puisi dalam hatimu.

Karena kami tunadaksa, maka suaramu akan menjadi suara kami, kami tunadaksa maka bahasamu akan menjadi bahasa kami karena memang kami tunadaksa bagimu, maka dirimu akan menjadi dawai bagi biola jiwa kami.
Tetapi adalah selalu diri kami sendiri, yang tidak akan pernah sepenuhnya dikau mengerti…
 

 


Blog EntryPenelitian=DramaMar 5, '08 9:47 AM
for everyone

05 Maret 2008

17:38

..hanya sebuah renungan aneh, sambil menunggu hujan reda (walaupun sebenarnya tak ingin ia benar2 reda)

Jika ditanya, apa tema utama semester ini?? Hampir semua anak kessos '06 akan menjawab : Penelitian. Hehe..bisa Anda bayangkan, mulai dari PKS(ga ada kaitannya dg 2009 lho...) Penelitian Ilmu Kesejahteraan Sosial maksudnya,Metode Penelitian Sosial(MPS),Statistika Sosial,COCD(Community Organizatian&Community Development) 'n bla..bla..bla..dg output sebuah proposal penelitian, karya ilmiah, dan promosi sosial di tingkat komunitas.

Doenk..hiks, apa daya kami..baru kali ini dalam sejarah semua mata kuliah itu disajikan dalam satu semester. Yasud..just enjoy it.

Bicara mengenai penelitian, maka akan ditemukan spesies baru dalam dunia kata2 kami, such as : variabel. Dan..entah darimana asalnya, tiba-tiba muncul pikiran aja untuk menganalogikan proses membuat sebuah penelitian dengan proses membuat sebuah drama/cerita(dalam film,cerpen,novel,dsb). Ya, ngrasa aja kalau variabel yang harus kita tentukan sama halnya dengan memilih siapa aktor/tokoh utama yang akan menghiasi sebuah drama. ..begitu banyak tokoh yang membangun sebuah kisah, demikian juga begitu banyak variabel yang membangun sebuah kondisi yang akan kita teliti. Dan kita harus menentukan siapa2 variabel yang mempunyai karakter kuat dan menjadi pondasi utama sebuah kisah..eh..maksudnya penelitian.

..hm,…agak aneh??ya biarkan… (piss.. >@)

Oia, sambil mengingat-ingat..jadi pengen menghadirkan sajian Menu utama yang harus dilahap semester ini,

Selamat menikmati :

1.        The Economics of Social Care (Martin Knapp)

2.       SOCIAL POLICY Institutional Context of Social Development and Human   Services (Demetrius Iatridis)

3.       Principles of Economics (Prof. Mankiw)

4.       Kebijakan Sosial (Edi Suharto, PhD)

Ya..4 Sehat.. Dan 7 Sempurna dg beberapa buku lain(jurnal dan modul penelitian tentunya) yang kami lahap sebagai menu utama, dessert, atau sekedar cemilan (hwehehew...)

"pada dasarnya semua mata kuliah itu seperti hidangan yang lezat. Ada pizza, gado-gado, spaghety, dsb. semuanya nikmat, jika dimakan,dirasakan secara betahap dan perlahan-lahan..akan tetapi, Jika dirasakan bersama-sama , maka kita tidak bisa merasakan kenikmatan dari setiap makanan tersebut." (ya..kurang lebih begitulah)

But, it's OK!!!

Dan jika Anda bertanya, bagaimana setelah sedikit mencicipi Menu diatas??? Maka saya akan menjawab dengan Komentar Sapardi Djoko Damono dalam Novel Seno Gumira Ajidarma yg berjudul Kalaibi(klo ga salah), kurang lebih seperti ini :

"..sebuah permainan kata yang sangaaaaaat indah, luar biasa. Tapi jangan tanyakan apa isi didalamnya karena saya tidak mengerti"

Hehehe…

Begitulah.

Sangat diharapkan bantuan Anda yang pernah mencicipi menu diatas, untuk membantu saya agar lebih memahami.

Terimakasih atas pehatian Anda, mohon maaf bila ada salah kata. nantikan postingan selanjutnya, sampai jumpa….

Bye..

 


Blog Entryorganisasi mahasiswa.Mar 1, '08 7:31 AM
for everyone
apa yang terbayang di benak Anda mengenai organisasi mahasiswa? idealisme, intelektualitas, semangat, atau justru tumpukan masalah??? Bisa dibilang semuanya ada. Demikian pula yang sedang saya alami, terkadang begitu bersemangat, ceria, tetapi seringkali juga bosan, pusing, stres,dsb. maklumlah, didalam organisasi ada banyak orang yg berbeda dengan isi kepala berbeda pula. Dan hari ini, ada secercah syukur dan seulas senyum setelah melalui sebuah evaluasi salah satu organisasi yg saya ikuti. Bahwa masalah, tak mungkin tidak ada dalam organisasi, dalam hidup ini. Untuk itulah,.. disitulah kita bisa mengembangkan diri dan menempa diri untuk menjadi manusia yang lebih baik. Mengembangkan dan menempa diri... menjadi harap kita...mungkin terdengar klasik. Tak apa, itu adalah sebuah kata yang terasa "nyangkol" di otak saya hari ini. Terimakasih teman-teman... semoga hari ini bisa menjadi awal dari semangat dan langkah2 baru yang lebih baik. Semoga bisa menjadi nyata, apa yang menjadi harap kita.SMANGKAA...!!!

Blog Entryaku ingin..Feb 22, '08 5:06 AM
for everyone
salah satu puisi favoritku karya Sapardi Djoko Damono, dari awal pertama kali aku membacanya ketika SMA. aku tak bisa melupakan setiap kata di dalamnya.


Aku Ingin
(Sapardi Djoko Damono)

aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu pada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan pada hujan yang menjadikannya tiada



Blog EntryderaiJan 21, '08 1:25 AM
for everyone
terdiam..
harus kuapakan hari?
aku ingin berlari, sejauh mungkin
sembunyi dari risaunya Bumi
aku ingin menepi, pada pesisir rinduMu
setelah lelah kuarungi waktu
bisakah, saat ini..
aku berhenti..
bolehkah,
saat ini aku berlari
ingin kukatakan, pada lirih perih rintihan hati
aku ingin pergi...
risau itu, gundah itu, tanya itu...
tak terjawab
kini, kan kupalingkan hati
Rabb, kembali..
kurajut hati
hanya untukMU
izinkan aku, sesaat...
berlari,menepi,berhenti, dan bersembunyi
dari semua tanya ini
Rabb, hanya kepadaMU..
kutitipkan hati..


Blog Entryfragmen : bingung...Jan 19, '08 12:44 AM
for everyone
janji untuk memperbaharui blog belum sempat terpenuhi seutuhnya. ya udah..pelan-pelan lah, dikit-dikit. msh bingung... baiklah, saudara-saudara...
masih mengenai rencana studi semester 4 :
alhamdulillah kmaren dah ktemu mas bambang, "eka, 18 sks aja ya..nikmati aja, jgn banyak2. kebetulan mata kuliah yang diambil semester ini akan sangat menyita waktu, pikiran, tenaga...and the bla..bla..bla.." oke mas, beneran 18 nih? ya udah...monggo tanda tangan, beres!
keluar dari ruang mas bambang, ketemu ma temen2,sebagian besar bilang. "sayang ka, masa cuma 18 sks...21 aja yuk, biar smester 6 lebih enak. pertimbangannya..bla..bla..." bingung!
au ah, langsung kabur ke jurusan, minta tanda tangan dulu ke mba wiwis,
"ambil berapa sks? 18 ya..wah sayang lho, nilai kamu segini...lebih baik ambil 21 aja. jadi nanti pas praktikum kamu ga terlalu berat..tinggal konsen ke praktikum&skripsi". doenk...gitu ya mba, duh gimana y?
keluar dari gedung B, ketemu Wien...
"nambah 3 sks doank, ga ngaruh kali...ambil sosiologi politik, dosennya lulusan Harvard (wuih), sosiologi pedesaan-pak Robert Lawang(okeh), atau..mau diajar Rektor? ambil sosiologi perkotaan-pak Gumilar, (dubrag)" lo pikir wien, gampang menurutmu...
daripada bingung 'n pusing di kampus, langsung cabut ke asrama...dg kepala yg masih berputar2, ba'da Ashar..nanya ke ortu..
"Pa.gini..gini.gini.., Ma..trus gimana, aku nambah atau dikit aja y?" jawabnya : terserah, ambil yg terbaik.Nggih...
Ang 'n temen2 nelfon, "ka anak2 pada mw blanja...Senin kita ngurus bareng2 ya." oke, kita blanja! mw ambil apa y, kriminologi? ntar keluar-masuk penjara. ADM?mw ngambil pajak?ngurusnya ribet pula...
yo wes, inget Wien, kubuka buku pedoman akademik. Sosiologi Pedesaan..kayaknya menarik! langsung telfon senior, ke mas ozzy sosiologi 2004,
"Ka, percaya deh...MPS, Statistika, Penelitian evaluatif itu gampang ko, ga ngaruh klo mw nambah 3 sks doank. ambil sosiologi pedesaan..bagus, nilainya gampang ko. ga terlalu berat..enak ngajarnya Pak Robert Lawang" okey... yakin mas, sosiologi pedesaan nyambung? "ya nyambung lah...disitu kamu bisa langsung praktekin MPS, dsb. yang ngajar suhu sosiologi pedesaan lagi, beliau enak bgt cara ngajarnya..'n pengalaman penelitiannya banyak"siiip... tapi masih ragu mas... "ya udah, istikharah gih..." aku jawab ngaco, mas...aku ga punya calon e...wualah... "apa? kamu ngomong apa tadi" waduh...aku jd diledekin sm ms ozzy,padahal maksudnya cuma becanda doank. cape deh...
sampai disitu, keputusan..ga jadi pulang! tunggu hari senin, nanya ke mas bambang lagi, klo boleh...langsung regristasi!
begitulah nasib mahasiswa yang kebingungan, atau membingungkan...
doain aja, moga ga salah ngambil keputusan,amiin...
Bismillahirrahmaanirrahiim...

Blog EntryHBH dan Pameran Budaya tegal 2007Jan 18, '08 11:36 PM
for everyone


            Pada tanggal 4 November 2007, bertempat di Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta,diadakan acara Halal bi Halal dan Pameran Budaya Tegal. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Seni Budaya Kota Tegal bekerjasama dengan Ikasma dan IKBT Bahari-Ayu. Pameran Budaya Tegal ini berisi acara Pertunjukan teater dipadu dengan tari dan lagu. Selain itu adapula promosi makanan dan produk kerajinan khas Tegal. Segenap unsur masyarakat Tegal, seperti Pemerintah, para perantau, dan mahasiswa dilibatkan dalam acara ini. Acara diawali dengan berbagai sambutan dari ketua IKBT dan Walikota Tegal. Sambutan Walikota antara lain berisi pesan kepada masyarakat Tegal untuk mencintai budaya asli Tegal. Bahwa Tegal begitu kaya akan budaya dan menyimpan potensi sumber daya manusia yang kreatif dan pekerja keras. Bukti dari kekayaan budaya dan kekreatifitasan masyarakat Tegal adalah majunya industri kerajinan dan besi sehingga Tegal dijuluki sebagai “Jepangnya Indonesia”. Kita sebagai masyarakat Tegal patut bangga akan hal tersebut, dan harus selalu memelihara dan berinovasi untuk memajukan Tegal yang lebih baik. Setelah serangkaian sambutan tersebut, acara dilanjutkan dengan pertunjukan teater tegalan yang menggambarkan kehidupan masyarakat Tegal berjudul “BADANAN” yang disutradarai oleh H.Tambari Gustam. Petunjukan seni ini sangat menarik dan merepresentasikan budaya asli masyarakat Tegal melalui bahasa, tari, dan alur cerita.

            Pertunjukan ini berlatar budaya Tegalan dan mengisahkan tentang berkumpulnya kembali sebuah keluarga besar Sumadi dalam sebuah silaturrahmi Idul Fitri setelah bertahun-tahun anak cucunya merantau ke daerah lain. Kini, anak cucunya tersebut telah sukses dengan profesinya masing-masing. Satu-persatu cucu-cucunya datang dengan membawa oleh-oleh  khas tegalan berupa makanan dan kerajinan seperti kupat blengong, batik tunon, border Randugunting, laktopia, ponggol setan,tahu aci Slawi,dll. Di tengah kebahagiaan Sumadi berkumpul dengan keluarganya, tiba-tiba muncul kelompok tari Endel laka-laka yang indah dan dinamis menggambarkan kehidupan penduduk Tegal yang sedang bergerak dalam pesatnya pembangunan. Setelah selesai, barulah Sumadi tahu bahwa rombongan penari Endel itu adalah cucu-cucunya. Sekilas, dalam pertunjukkan ini tersirat pesan bahwa rakyat Tegal yang digambarkan dalam sosok Sumadi, sebenarnya kaya akan budaya yang dilambangkan dengan cucu-cucunya yang menghilang dan sekarang dalam upaya pengumpulan kembali untuk membangun sebuah keluarga atau masyarakat yang utuh dan hidup. Sedangkan BADANAN itu sediri, merupakan istilah asli Tegal yang berarti Lebaran, secara etimologi berarti ba’da(arab : setelah)ditambah imbuhan –an yang terjemahan bebasnya berarti saat istimewa atau perayaan setelah berpuasa menahan nafsu di bulan ramadhan. Budaya Badanan ini juga salah satu budaya penting yang harus di lestarikan, sebagai pengikat tali silaturrahmi masyarakat.

            Setelah pertunjukan inti badanan, pentas dilanjutkan dengan sandiwara lawakan dengan kolaborasi tari dan lagu, baik tradisional maupun modern. Pada pentas lawakan ini, masih disimbolkan dengan peran Sumadi, digambarkan tentang kehidupan rakyat sekarang yang ’apa adanya’ dan juga menyindir dunia perpolitikan di Tegal. Sumadi digambarkan sebagai seorang laki-laki tua yang makin tua makin jadi. Ia membohongi istri dan keluarganya dengan memanfaatkan kepercayaan masyarakat pada hal mistis dan takhayul. Sumadi berpura-pura ‘semedi’ (bertapa/meditasi) di dalam ‘semedo’ (semacam keranjang besar yang terbuat dari anyaman bambu dan muat untuk satu orang) selama 40 hari 40 malam tanpa diganggu demi suksesnya Pilkada Kota Tegal. Padahal, ia ingin berselingkuh dengan wanita simpanannya tanpa sepengetahuan istrinya.

            Secara umum, pertunjukan ini berlangsung lancar dan komunikatif dengan hadirin. Bahkan di sela-sela pertunjukan, para pejabat yang datang langsung dari Tegal menyempatkan diri menyumbangkan lagu untuk hadirin. Tak ketinggalan Bapak Adi Winarso, S.Sos juga menyumbangkan lagu “Luluh” dari band muda Samsons. Wah..gaul juga bapak Walikota kita ini ya…..

            Selain acara inti berupa pertunjukan seni “BADANAN”, acara Halal Bi Halal dan Pentas Budaya kota Tegal juga diadakan pameran produk budaya asli Tegal dan makanan khas Tegal. Produk kerajinan yang dipamerkan antara lain batik tegalan, yang tidak kalah bagus dengan batik pekalongan. Batik tegalan mempunyai ciri khas sendiri, motifnya lebih beragam, penuh warna,ekspresif dan berani sesuai karakteristik masyarakat Pantura. Motif yang paling banyak disukai adalah motif “gribigan” (gribig: anyaman bambu yang biasa digunakan untuk dinding rumah dan keperluan lain) dan yang tak kalah unik adalah motif jumputan. Pameran batik tersebut diserbu oleh Ibu-ibu yang notabene jarang pulang ke kampung halaman dan para perantau yang  sukses di Jakarta, sehingga nyaris habis tak bersisa. Tentunya, ini adalah sebuah indikasi positif bahwa orang Tegal mencintai budaya sendiri. Hal yang tak kalah menarik adalah promosi makanan khas Tegal, mulai dari soto tegal, nasi lengko, tahu aci,dll. Mencicipi makanan-makanan tersebut diiringi tarian dan gamelan Tegalan, dikelilingi oleh orang-orang Tegal yang ber”ngapak-ngapak” ria serasa berada di tanah Tegal sebenarnya. Bagi perantau, suasana tersebut selalu dirindukan dan tentunya mendorong mereka untuk ikut membangun menuju Tegal yang lebih baik. Tegal memang sedang membangun, dan tugas seluruh masyarakat yang mencintainyalah, putra-putri Tegal yang lahir dan tumbuh berkembang di Tegal untuk berkontribusi semaksimal mungkin. Dengan salah satu upaya tersebut, berupa Pameran Budaya tegal, diharapkan industri Tegal dapat berkembang dan mengalami kemajuan yang signifikan. Semoga dengan adanya Halal bi Halal dan Pentas Budaya Tegal ini, rasa kekeluargaan dan persatuan Tegal semakin erat dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

 

©EKA KUMALA SINTA


Blog Entry..JuSt TaKe A bReaTh..Dec 19, '07 4:41 AM
for everyone
alhamdulillah..UAS dah slese. rencana sore ini mw langsung pulang, moga bisa nyampe sbelum subuh 'n bisa ikutan sholat Ied. yup...stelah smuanya..2007 beranjak pergi, ini waktunya evaluasi diri..
liburan, it's time to take abreath..instropeksi diri,
waktunya mempersiapkan diri untuk lebih baik, membakali diri untuk menghadapi segala sesuati yg akan terjadi..
yup, bismillahirrahmanirrahiim..SMANGAT..!!!


Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help